PONTIANAK, SP - Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) di Kabupaten Kayong Utara tidak hanya menjadi panggung syiar Islam dan kompetisi para qari serta qariah. Di balik kemeriahan pelaksanaannya, terselip kepedulian dari tokoh nasional asal Kalbar, Oesman Sapta Odang (OSO), yang memberikan sedekah berupa uang saku kepada seluruh peserta MTQ.
Sebanyak 633 peserta dari 14 kabupaten dan kota menerima uang saku masing-masing Rp1,5 juta. Jika ditotal, nilai bantuan yang disalurkan mencapai sekitar Rp949,5 juta. Bantuan tersebut disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten Kayong Utara sebagai tuan rumah penyelenggara MTQ.
Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, mengatakan pemerintah daerah hanya menjalankan amanah yang dititipkan OSO untuk disampaikan kepada seluruh peserta yang terdaftar secara resmi dalam kepanitiaan.
"Kami mendapat amanah dari Bapak Oesman Sapta Odang untuk menyampaikan sedekah berupa uang saku kepada seluruh peserta MTQ yang terdaftar secara resmi dalam kepanitiaan,” ujar Amru saat bersilaturahmi dengan seluruh kafilah, Senin (3/8/2026).
Ia menegaskan, bantuan tersebut diberikan tanpa membedakan asal daerah peserta. Seluruh kafilah dari 14 kabupaten dan kota memperoleh nominal yang sama.
"Masing-masing peserta yang terdaftar secara resmi menerima uang saku sebesar Rp1,5 juta,” katanya.
Menurut Amru, bantuan itu merupakan bentuk perhatian sekaligus dukungan kepada para qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, maupun peserta cabang lainnya yang telah datang dari berbagai daerah untuk mengikuti MTQ tingkat provinsi di Kabupaten Kayong Utara.
Ia berharap perhatian tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus menjadi penyemangat dalam berkompetisi.
Tak hanya menyampaikan bantuan, Amru juga mengajak seluruh peserta MTQ untuk mendoakan kesembuhan OSO yang saat ini masih menjalani pemulihan kesehatan.
"Semoga doa dari seluruh peserta MTQ menjadi wasilah agar Bapak OSO segera diberikan kesembuhan, dapat kembali beraktivitas, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepedulian OSO kepada peserta MTQ semakin terasa karena ia juga memilih hadir langsung pada pembukaan MTQ XXXIV Kalbar yang digelar di Sukadana, Minggu (2/8/2026) malam. Padahal, tokoh nasional kelahiran Kabupaten Kayong Utara itu diketahui masih dalam masa pemulihan kesehatan dan sebelumnya disarankan untuk beristirahat.
Kehadiran OSO menjadi perhatian ribuan masyarakat yang memadati arena pembukaan MTQ. Acara berlangsung meriah dengan parade defile kafilah dari 14 kabupaten dan kota, iringan drum band SMKN 1 Sukadana, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, peluncuran buku digital Talenta Islami, hingga pertunjukan tata cahaya yang menghiasi panggung utama.
Pembukaan MTQ secara resmi ditandai dengan pemukulan beduk oleh Gubernur Kalbar Ria Norsan, dilanjutkan pemukulan senggayong bersama para kepala daerah dan tamu kehormatan.
Dalam sambutannya, Ria Norsan memberikan penghormatan khusus kepada OSO. Menurutnya, kehadiran OSO merupakan bukti nyata kecintaan seorang putra daerah kepada Kalbar, khususnya Kabupaten Kayong Utara.
"Beliau ini dalam kondisi sakit, tapi karena kecintaannya kepada Kalbar, kepada daerahnya, maka dia berangkat untuk datang hadir bersama-sama kita di Kalbar, khususnya masyarakat Kayong Utara. Kita doakan semoga beliau diberikan Allah kesehatan, disembuhkan penyakitnya dan diangkat segala penyakitnya,” kata Norsan.
Suasana semakin mengharukan ketika Gubernur mempersilakan OSO menyapa masyarakat dari tempat duduknya. Dengan bantuan berdiri, OSO menyampaikan salam singkat.
"Assalamualaikum. Apa kabar? Selamat berjuang,” ucap OSO yang langsung disambut tepuk tangan meriah ribuan hadirin.
Ria Norsan mengaku terharu melihat tekad OSO yang tetap datang meski kondisi kesehatannya belum pulih sepenuhnya.
"Beliau itu sakit, cuma beliau cinta dengan daerahnya. Dalam kondisi sakit beliau mau berangkat ke sini. Dia ingin menyaksikan, karena ini pertama kali MTQ tingkat Provinsi Kalbar digelar di Kayong Utara. Maka dia sampai berangkat,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Kalbar mendoakan kesehatan OSO agar segera pulih.
MTQ XXXIV Kalbar berlangsung selama sembilan hari dengan mempertandingkan berbagai cabang, mulai dari tilawah, tahfiz, tafsir, syarhil Qur’an, fahmil Qur’an, qiraat hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an.
Sebanyak 633 peserta dari 14 kabupaten dan kota akan bersaing memperebutkan prestasi sekaligus membawa nama baik daerah masing-masing.
Bagi Pemerintah Provinsi Kalbar, penyelenggaraan MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperkuat pembinaan generasi Qur’ani.
Gubernur Ria Norsan berharap melalui MTQ tahun ini akan lahir qari dan qariah yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional bahkan internasional.
Di sisi lain, kepedulian yang ditunjukkan OSO melalui pemberian uang saku kepada seluruh peserta menjadi warna tersendiri dalam penyelenggaraan MTQ tahun ini. Tidak hanya hadir memberi semangat di tengah kondisi kesehatan yang belum pulih, tokoh nasional asal Kayong Utara itu juga menunjukkan kepeduliannya secara nyata kepada para peserta yang datang dari seluruh penjuru Kalbar.
Perpaduan antara semangat syiar Al-Qur’an, dukungan pemerintah daerah, dan kepedulian seorang putra daerah menjadikan MTQ XXXIV Kalbar bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an di Bumi Khatulistiwa. (*)